Zaldy Menolak Terpilihnya Koordinator Dwelling Time

Ketidak setujuan Asosiasi Logistik mengenai posisi koordinator atau pemimpin bagian Dwelling Time atau bongkar muat di pelabuhan yang di serahkan ke Dirjen Bea Cukai. Menurut Asosiasi, Bea Cukai turut menyumbang lamanya bongkar muat di pelabuhan yang otomatis membuat Presidan geram. “Akan sangat aneh bila bagian bongkar muat di serahkan ke Bea Cukai” pendapat ini diutarakan oleh Zaldy Ilham selaku Ketua Asosiasi.

“Seharusnya Operator Pelabuhan yang menjadi koordinator selaku pihak netral dan terlibat langsung di pelabuhan. Ditakutkan bila posisi koordinator bongkar muat diserahkan ke Bea Cukai akan menimbulkan konflik kepentingan. Akan sangat bertentangan dengan kelaziman dan UU 17 karena secara garis besar bahwa bea cukai melindungi diri tentang permasalahan bongkar muat,”tambah Zaldy

Sebelum ini selaku menteri keuangan atau Menkeu Bambang Brodjonegoro menentukan bahwa Bea Cukai menjadi koordinator bongkar muat. Koordinator yang dimaksud bertugas membantu di pelabuhan mengenai proses dan kelancaran bagian bongkar muat. Oleh karena keputusan yang di ambil oleh Bambang selaku Menkeu membuat Zaldy Ilham menyarankan bahwa seharusnya proses bongkar muat diserahkan pada bisang yang benar-benar berhubungan dengan pelabuhan seperti operator pelabuhan. baca juga: preweddingfoto.com jasa foto prewedding terbaik.

Bukan hanya mengenai dokumen bila menyangkut bongkar muat atau Dwelling Time tapi ada juga masalah fisik seperti keterbatasan wewenang ke container fisik. Hal itu dibawah kekuasaan Pellindo II. Sewajarnya Pellindo II, Bea Cukai ataupun departemen terkait perdagangan menjadi koordinator bongkar muat,”Ujar Zaldy. Seperti yang diungkapkan di atas bahwa menurut Zaldy posisi yang berhubungan langsung dengan pelabuhan harusnya di pegang oleh operator pelabuhan agar tidak adanya konflik kepentingan.

Selaku Ketua Asosiasi Zaldy Ilham snagat berharap bahwa Koordinator bongkar muat tidak diberikan ke Bea Cukai karena untuk menghindari banyak hal atau yang menjadi sorotan adalah konflik kepentingan. Zaldy kukuh menegaskan dan meyarankan bahwa koordinator bongkar muat haruslah orang yang terlibat di pelabuhan dan bukan merupakan departemen lain yang rawan akan konflik kepentingan seperti bea cukai ataupun departemen terkait keuangan dan perdagangan.

Harga Emas Terjun Bebas, Indonesia Harus Hati-hati

Emas merupakan investasi banyak di gunakan oleh orang-orang. Keseimbangan perekonomian negara juga dipengaruhi oleh harga emas. Kemerosotan harga emas dinilai yang paling parah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Dinilai harganya lebih rendah dari 1.100 setiap troy ons pada bulan Juli dinilai oleh Amerika Serikat. Tren ini memang meicu Indonesia Ekspor lebih banyak barang karena harga yang cenderung turun.

Namun dilihat dari nilai ekspor emas Indonesia yang memasok 4 % emas dunia maka hal tersebut bisa memicu terpukulnya Produk Domestik Bruto. Ada juga pendapat yang megutarakan bahwa dengan terjun bebasnya harga emas dapat memicu aktivitas investor ataupun trader dalam bertransaksi emas dunia. Dengan turunnya harga emas akan mengakibatkan harga akan turun yang otomatis menurunkan pendapat sendiri.

Hal lainnya adalah berasal dari negara dengan penduduk terbanyak yaitu China atau sekarang disebut Tiongkok. Berita terbarunya adalah kepemilikan emas yang seharusnya dicadangkan oleh negara tidak mencapai atau bahkan hanya setengah dari yang direncanakan. Yang secara otomatis mempengaruhi perekonomian karena seperti kita tahu bahwa China merupakan negara yang sangat luar biasa nilai ekspornya. Negara sebesar China bisa terkena dampaknya.

Yang seharusnya waspada adalah negara-negara berkembang seperti negara kita Indonesia. Negara lainnya adalah Chile, Brasil, Mexico, Kolombia, Turki, Malaysia, Rusia dan Afrika Selatan. Sebagaimana negara berkembang, secara perekonomian negara berkembang tidak sekuat negara maju karena dari segi pendapatan juga berbeda dan juga dana yang dicadangkan oleh negara untuk kepentingan mendadak.

Jameel Ahmad selaku kepala ForexTime analisis berbicara tentang pasar kali ini sudah memasuki babak baru yaitu babak harga penurunan emas yang drastis. Negara-negara diminta untuk bersiap untuk kemungkinan terburuk apalagi bagi para pemasok emas dunia seperti Indonesia. Yang secara otomatis pendapatan negara akan turun karena harga yang merosot pula seperti yang dijelaskan diatas bahwa sekitar 4 persen Indonesia menyumbang emas dunia. Jameel Ahmad sebenarnya berkata kepada negara-negara berkembang untuk hati-hati karena yang pasti terkena imbas adalah negara berkembang

Mundur Sepekan, Presiden Pilih Diam

Mungkin sepak terjang Presiden Republik Indonesia Pak Joko Widodo belum genap satu tahun menjabat. Naun banyak sekali masalah yang terjadi belakangan ini, yang tentu saja menuai kontroversi. Diluar banyak mendukung tapi bahkan banyak yang menolak untuk mengikuti. Yang sekarang ini kembali terjadi masalah adalah pilkada yang harus segera dibereskan oleh pak Presiden. Meski dana keamanan yang kemarin menjadi masalah kini sudah rampung dengan dialokasiakannya dana keamanan ke APBN, sekarang ini ada lagi masalah calon satu-satunya atau tunggal.

Pilihannya tinggal dua saja yaitu dengan memperbarui perpu tentang ketidakbolehan pilkada yang di hanya didiami oleh calon tunggal. Diluar itu ada setidaknya tujuh daerah yang mengalami hal itu. Pilihan keduanya adalah menunda pilkada sampai waktu yang belum ditentukan hingga benar-benar ketujuh daerah tersebut siap dengan adanya calon lagi. Bila negara mengeluarkan perpu baru ditakutkan akan memicu masalah-maslaah hukum.

Bila ditundanya pilkada akan berakibat negatif yaitu daerah selama dua tahun akan dipimpin sementara oleh Plt atau pelaksanaan tugas. Sebenarmnya tidak baik bila suatu daerah akan dipimpin oleh Plt karena akan menimbulkan ketidak baikan tata kelola. Hal lainnya adalah keputusan-keputusan strategis satu daerah tidak bisa diambil oleh Plt karena sejatinya Plt hanyalah pemimpin sementara jadi tetap dibutuhkan pemimpin yang benar-benar di pilih secara sah.

Biasanya Plt bertugas masksimal 1 tahun namun bila sampai tertundanya pilkada sampai 2 tahun maka akan ada 2 Plt dan bila Plt yang bertugas sama maka akan menimbulkan tata kelola yang kurang baik karena dalam 2 tahun ini pasti ada keputusan strategis yang mendesak. Sekarang ini sudah dilakukannya kemunduran pendaftaran selama sepekan.

Presiden Joko Widodo belum bicara apapun sampai masa pendaftaran ini selesai.Tujuan dilakukannya diperpanjang adalah bila suatu daerah hanya mempunyai calon tunggal maka harus ditambahkan calonnya karena sepertinya dari pihak negara akan sangat ingin mengeluarkan kebijakan kedua yang menghendaki Plt memimpin sementara. Hal itu dikarenakan kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan Presiden.

Emas Atau Kontrakan

Masa depan adalah hal yang banyak dikhawatirkan banyak orang. Ketidakpastian adalah hal yang banyak dikhawatirkan. Bentuk dari kekhawatiran bisa dituangkan dalam investasi. Dalam hal ini apa bentuk investasi yang cocok untuk setiap orang berbeda-beda. Ada 2 hal yang yang biasanya menjadi pilihan orang-orang. Emas salah satunya. Investasi yang tidak membutuhkan banyak perawatan. Dalam hal ini harga yang relatif stagnan emas juga banyak peminatnya.

Satu hal lagi yang menjadi pemikiran banyak orang adalah investasi rumah kontrakan. Berbeda dengan emas yang tidak membutuhkan perawatan. Kontrakan merupakan investasi yang benar-benar jangka panjang serta perawatan ekstra. Bedanya juga bila emas adalah investasi satu kali transaksi dengan jumlah keuntungan yang besar sementara rumah kontrakan bisa mendatangkan keuntungan tahunan atau bahkan per bulan dan sangat menjanjikan.

Kedua bentuk investasi tidak bisa dibandingkan karena memiliki karakter yang berbeda dan modal yang besar pula. Disini tentu saja rumah kontrakan menjanjikan modal yang sangat besar. Minimal untuk satu rumah dibutuhkan modal 300 juta. Para penyuka investasi emas hal itu merupakan hal yang membuat mereka tidak memilih itu karena 300 juta bisa digunakan untuk membeli emas entah berapa kilo.

Dengan kata lain bahwa karakter keduanya tidak bisa disamakan dikarenakan karakternya yang berbeda dan tentu saja resiko. Emas beresiko harga yang turun namun rumah kontrakan beresiko lebih ke fisik yaitu kerusakan bangunan ataupun bencana alam, namun hal yang menarik harga tanah yang selalu naik dari tahun ke tahun yang membuat banyak orang berinvestasi rumah kontrakan.

Diluar itu kedua investasi tersebut merupakan investasi paling aman selain pasar saham di keadaan perekonomian seperti ini. Investasi yang juga menjanjikan secara keuangan dan aman. Semuanya tergantung bagaimana orang akan menginvestasikan uang mereka. Ada orang yang suka berinvestasi emas ada pula yang suka berinvestasi rumah kontrakan dengan segala karakter, keuntungan serta kekurangannya. Tidak ada yang lebih baiksemua tergantung anda menurut Andy Nugroho seorang pelaksana keuangan suatu perusahaan.

Pasal Penghinaan Mengaburkan Paham Demokrasi

“Setiap orang yang di muka umum menghina presiden atau wakil presiden dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori IV.” tidak merupakan penghinaan jika perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) jelas dilakukan untuk kepentingan umum atau pembelaan diri” begitulah bunyi pasal mengenai penghinaan presiden dalam RUU KUHP yang dipersiapkan pemerintah.

Rencana pemerintahan sekarang yang bertujuan menghidupkan kembali pasal mengenai penghinaan presiden mangalami banyak penolakan dan tanda tanya. Menurut Imam Nasef rencana tersebut terlalu beresiko tinggi dan tentunya akan menggangu kepercayaan negara Indonesia mengenai paham demokrasi. Tapi disini bukan berarti masyarakat bebas menghina presiden atau jajaran pemerintahan lain, semaunya kembali lagi kepada manusianya sendiri yang seharusnya memiliki norma kemanuasiaan.

Pasal ini mempunyai kekurangan dan akan berbalik menyerang. Didalam hal ini dimaksudkan dalam hak kritik dan berpendapat. Dinilai bahwa pasal tersebut berhasil lolos maka segala bentuk kritik atau pendapat yang tidak disukai bisa diartikan penghinaan dan hal itu tentu menjadi tindak pidana bagi pelakunya. Seharusnya pasal tersebut harus dikaji ulang agar tidak membahayakan bagi kita sendiri.

Sebagai pemerintah tentu saja penghinaan terhadap presiden sudah dikaji namun meskipun tidak benar-benar jelas seperti pasal penghinaan diatas, bukan berarti penghinaan terhadap kekuasaan tertinggi Indonesia tidak di proses. Kita sebagai warga negara sudah seharusnya mengetahui bahwa kita harus berbicara atau berpendapat sesuai norma karena itulah harkat kita sebagai manusia. Sebenarnya yang ditakutkan adalah paham demokrasi sendiri akan tabu karena demokrasi menghendaki rakyatnya berpendapat.

Ditakutkan akan memunculkan ketakutan tersendiri sebagai warga negara dalam berpendapat karena terhalang oleh pasal penghinaan dan tidak bisa dipungkiri hal ini akan sangat rentan untuk dipergunakan oleh jajaran pemerintahan untuk membatasi pendapat. Seperti bukan hal baru bila rakyat Indonesia sekarang banyak mengutarakan pendapat dengan membuat kritik atau bahkan terdengar seperti ejekan. Sudah banyak dari jajaran pemerintah yang merasakan bagaimana sekarang ini masyarakat berpendapat lewat media sosial.

Korupsi Sudah Ada Sejak Jaman Kuno

Korupsi bukan merupakan hal yang baru di Indonesia atau bahkan di dunia. Banyak dari kita mungkin malah sudah terbiasa korupsi, meski bukan yang besar namun kita sudah terbiasa dengan adanya korupsi jadi jangan heran diatas sana juga banyak terjadi penyelewengan dana yang merugikan negara dan tentu saja kita sebagai warga Indonesia, tapi apakah kalian tahu bahwa korupsi sudah terjadi dari jaman dahulu kala.

Di Yogyakarta ditemukan bahwa ada prasarti yang menjelaskan kegiatan korupsi kuno. Tercatat pada tahun saka 826 adanya kegiatan korupsi dengan ditulis berulang kali mengenai pengurangan pajak yang seluruh dana pajak diambil dan dipegang oleh petugas pajak termuat dalam prasasti Rumwiga. Dalam prasasti lain yaitu dalam prasasti Palepangan mengenai penyelewengan dana pajak yang dilakukan oleh petugas pajak.

Bentuk korupsinya dimisalkan adalah pajak berjumlah 100 namun hanya 80 yang masuk sementara yang 20 untuk para petugas pajak. Lain halnya dengan prasasti Panenggaran dan Sumundul, prasasti tersebut bercerita tentang hukuman bagi orang yang telat membayar atau tidak membayar pajak. Hukumannya sangat mengerikan karena berlangsung hingga anak cucu, dengan kata lan bahwa jaman dahulu orang-orang dipaksa wajib pajak.

Hal itu juga yang membuat bahwa jaman dahulu hukumannya sangat keras bagi para orang tidak wajib pajak. Tapi tidak ditemukan bagaimana hukuman untuk para pelaku korupsi yang di kaji oleh Dosen Arkeologi UGM dan Djoko Dwiyanto. Menurut Djoko Dwiyanto korupsi sudah ada bahkan dari jaman dulu. Hal ini yanga membuat kaget sekaligus lucu bahwa korupsi sangat mendarah daging terutama dalam hal pajak.

Bukan merupakan hal baru terjadi di sektor pajak. Para koruptor pajak atau biasa disebut mafia pajak yang sudah sangat meresahkan masyarakat ternyata sudah ada dari jaman dahulu. Apakah benar memang dari sektor pajak memang sektor yang snagat riskan untuk penyelewengan dana atau korupsi. Semua itu kembali pada manusia sendiri tentang bagaimana manusia besikap sebagai mahluk yang bernorma dan mempunyai kepercayaan atau agama.

Keprihatinan David Santoso Terhadap Go-Jek

Pengusaha kendaraan umum menyesalkan bila banyak supirnya yang beralih profesi menjadi tukang ojek yang sedang marak di Jakarta seperti Go-Jek. Tujuan utama mereka beralih semata-mata adalah karena pendapatan yang sangat berbeda jauh. Pendapatan yang ditawarkan Go-Jek memang cukup meggiurkan, hal inilah yang membuat banyak supir kendaraan umum pindah ke Go-Jek. Selaku Dirut PT Taxi David Santoso sangat prihatin dengan perpindahan banyak supir taxi untuk bergabung dengan Go-Jek.

Seakan akan pemerintah mendukung Go-Jek sebagai kendaraan umum padahal sejatinya ojek bukan merupakan kendaraan umum seperti diatur dalam perundang-undangan karena unsur keselamatan yang belum memenuhi syarat. Keselamatan penumpang memang sangat di utamakan dalam perundang-undangan karena bisa dilihat bahwa Go-Jek merupakan kendaraan beroda dua yang riskan dengan keselamatan. Tapi disini sekali lagi memang Go-Jek tidak termasuk kendaraan umum tapi oleh pemerintah sepertinya didukung seperti kendaraan umum.

Euphoria Go-Jek sendiri memang sangat luar biasa bila dilihat dari tanggapan warga jakarta. Dari sisi tukang ojeknya sendiri banyak menuai kesan positif karena pendapatan mereka naik secara drastis bila dilihat pendapatan rata-rata tukang ojek jalanan dan bagi konsumen sendiri merupakan hal yang baru. Di lain sisi dengan hanya menggunakan aplikasi Go-Jek Android kita bisa mendapatkan kendaraan tanpa harus pergi jauh-jauh. Hal inilah yang membuat Go-Jek sangat menarik.

Suasana Jakarta memang menuntun untuk serba praktis karena kerumitan dan macetnya jalan. Hal seperti Go-Jek yang mempunyai kemudahan dalam mengakses dan mendapat layanannya. Banyak hal membatasi Go-Jek sendiri terkait keselamatannya bahkan dari pihak tukang ojek jalanan juga mengesalkannya. Meskipun dari pemerintah mendapat dukungan namun banyak pihak tidak menyetujui.

Seperti diungkapkan Davis bahwa Go-Jek tidak memenuhi unsur keselamatan dan tidak memenuhi secara undang-undang. Entah bagaimana harus menanggapi fenomena Go-Jek tapi setidaknya banyak pihak diuntungkan dengan keberadaannya diluar banyak kontroversi mengenai perundang-undangan ataupun secara keselamatan tidak memenuhi sebagai kendaraan umum karena permasalahan roda dua. Namun sepertinya pemerintah harus mencoba menata kembali bagaimana menanggapinya.

Empat Kasus Besar Resistensi Antibiotik

Kewaspadaan terhadap resitensi antibiotik harus ditingkatkan dewasa ini. Apalagi minimnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang masih sangat memprihatinkan. Banyak hal dimana kesalahan penggunaan antibiotik menjadikan banyak potensi kematian. Kesalahan dalam penggunaan memang sangat berbahaya, seharusnya pemerintah atau pihak berwenang memberikan pengetahuan ataupun seminar umum yang menjelaskan bagaimana antibiotik itu sendiri bekerja.

Seorang dokter anak bernama Nurul Hariadi dalam seminarnya dia menjelaskan 4 fakta berbahaya resistensi antibiotik di Jakarta hari Rabu tanggal 5 Agustus mengenai kesalahan yang terjadi di dunia. Yang pertama, kebanyakan atau 70 persen penggunaan antibiotik di Amerika dialokasikan ke bidang peternakan. Riciannya adalah 74 persen diberikan dalam bentuk makanan, sementara 24 persen diberikan dalam bentuk minuman dan 9 persen digunakan bukan kepada binatang. Pada bulan Oktober Tahun 2014 mengalami peningkatan dalam penggunaan antibiotik terhadap peternakan sebesar 16 persen dari tahun 2008 sampai 2012.

Kasus kedua terjadi juga di Amerika karena kasus resistensi antibiotik dengan terjadinya infeksi sebesar 2 juta kasus yang merenggut 23.000 nyawa. Ini merupakan kasus yang mengerikan yang hanya dikarenakan resistensi antibiotik. Negara sebesar Amerika Serikat juga bisa terkena dampaknya bila dilihat seberapa maju negaranya.

Kasus ketiga terjadi di China yaitu sebanyak 162 ribu ton terjadi penggunaan antibiotik di kurun waktu tahun 2013. Hal yang lebih mengerikannya lagi adalah hampir setengahnya dipakai atau dikonsumsi manusia. Jumlah penggunaannya sebesar sekitar 77 ribu ton. Penggunaan yang cukup menakutkan bila di hitung dari jumlah totalnya. /mengingat penggunaannya hampir sama porsinya kepada binatang.

Kasus keempat diperkirakan pada tahun 2025 akan benar-benar menjadi peningkatan kematian akibat resistensi antibiotik. Bisa diperkirakan akan ada satu juta kematian manusia akibat resistensi antibiotik. Hal ini yang haruis menjadi masukan agar di kemudian hari hal ini bisa di cegah tentu saja dengan edukasi lebih lanjut mengenai antibiotik. Apalagi mengingat Indonesia merupakan negara yang dianggap beredukasi lebih rendah dibandingkan para negara maju. Ada baiknya edukasi di lakukan lebih cepat.